www.indonesianetizen.com

Jakarta – Nama Ibtihaj Muhammad cukup populer di kalangan hijabers serta dunia olahraga khususnya anggar. Wanita 30 tahun itu bisa menuai prestasi di cabang olahraga anggar tanpa melepas jilbabnya. Meskipun marak kasus penyerangan terhadap hijabers oleh Islamophobia namun Ibtihaj tidak terpengaruh akan hal tersebut. Bahkan ia malah semakin menunjukkan dirinya lewat prestasi dalam olahraga.

Setelah memenangkan medali perunggu di Women’s Sabre World Cup yang berlangsung di Athens, Yunani, pada awal 2016 lalu, Ibtihaj maju kembali untuk mewakili Amerika di pertandingan internasional lainnya. Kali ini ia berhasil menjadi salah satu atlet anggar yang mewakili Amerika di Olimpiade 2016.

Peraih medali emas di World Fencing Championships, Kazan, Russia, pada 2014 itu merasa bangga dan sangat bersemangat untuk menjadi atlet terbaik di Olimpiade 2016.

“Aku akan berada di Olimpiade untuk Amerika Serikat. Ras, agama, dan jenis kelamin tidak akan menghalangi kita untuk meraih mimpi kita,” ujar Ibtihaj seperti dilansir dari News Week.

Prestasi-prestasi serta keberaniannya untuk selalu menggunakan jilbab ketika terjun sebagai atlet anggar membuat Ibtihaj masuk ke dalam daftar orang paling berpengaruh di dunia versi majalah Time.

“Ibtihaj Muhammad bisa ‘berdiri’ lebih kuat dari teman-temannya dan dia serius dengan agamanya. Ia mampu menunjukkan bakarnya dalam atletik dan mengenakan jilbab untuk tetap setia pada imannya,” tulis Time dalam pernyataan resminya.

Time menilai Ibtihaj merupakan salah satu pemain anggar wanita terbaik dunia dan ia adalah seorang muslim yang taat. Wanita lulusan Duke University itu juga bisa terlihat menonjol di bidang olahraga yang dikuasainya.

“Dia akan mewakili Amerika Serikat di Olympic Games yang berlangsung di Rio de Janeiro nanti. Keika dia bersaing untuk negaranya berarti dia merepresentasikan kita semua, atlet berhijab pertama yang mewakili Amerika dengan menggunakan jilbab. Ini bukan hanya kisah Ibtihaj Muhammad tapi juga Amerika,” tambah juru bicara Time.

Dilansir dari Time, Ibtihaj juga berdampingan dengan tokoh-tokoh paling berpengaruh di dunia lainnya. Seperti Leonardo DiCaprio, Idris Elba, Melissa McCarthy and Adele, while supermodel Karlie Kloss, Ariana Grande, dan Dwayne ‘The Rock’ Johnson.

Tidak hanya itu, tokoh dunia seperti Presiden AS Barack Obama serta pendiri Facebook Mark Zuckerberg juga sudah berkali-kali masuk ke dalam daftar tersebut. Daftar ‘The 100 Most Influential People’  dibuat berdasarkan perjalanan hidup mereka yang menginspirasi baik secara positif maupun negatif selama 12 bulan terakhir.

sumber : www.wolipop.detik.com

Related post

Comment(0)

Leave a Comment