indonesianetizen-strartup

Mendalami dunia digital sejak kuliah 2010, hingga saat ini memulai dengan banyak nama. Dimulai pada saat kuliah saya mencoba mendirikan Mandiri Corner, sebuah usaha yang berorientasi menyelesaikan masalah yang sering terjadi di lingkungan kampus, kami menjadi penyedia pengembangan aplikasi untuk kebutuhan rekan-rekan yang memiliki usaha kecil menengah atau sekedar ingin memiliki sesbuah website. Hingga memberikan bimbingan dalam proses pembuatan Tugas Akhir / Tugas Kuliah. Hingga pada tahun 2012 setelah kuliah berakhir, saya memutuskan untuk jalan sendiri dengan nama Mandiri Corner yang hanya memberikan layanan berupa pelatihan dasar pemprograman, dan Tugas Akhir untuk junior saya di kampus. Karena Keterbatasan waktu yang saya bagi, menjadi seorang software engineer di sebuah software house di Bandung, saya memutuskan untuk Vacum.

Hingga pada tahun 2014 Setelah saya menemukan team yang lengkap mulai dari seorang Senior Developer, Developer, Designer saya memutuskan untuk mendirikan startup yang khusus menerima project dari perusahaan di Indonesia. Team yang lengkap ternyata tidak cukup kami hanya berhasil mengerjakan 2 project saat itu. Selain karena keterbatasan waktu dan masih terikatnya kami dengan perusahaan lain hingga perbedaan visi dan misi, kami akhirnya hanya berjalan beberapa bulan, namu ternyata di balik semua isu yang saya dan team temukan saat itu, menjadikan saya lebih berhati-hati dalam membentuk team, dengan 2 orang yang tersisa termasuk saya kami berdua mencoba terus berusaha meneruskan mimpi kami, dengan itu kami berdua sepakat mendirikan Kave.in, startup berbasis product dan project. Sejak saat itu project yang masuk ke Kave.in cukup untuk membuat kami dapat menyewa sebuah kantor, karena komitmen kami terus berdiri dengan keterbatasan, karena project terus bertambah kami berusah untuk menambah team , dimulai dari Android Developer dan Senior Developer. Hingga Saat ini kami telah mengerjakan beberapa project lokal dan asing, demi mensupport ide kami untuk menciptakan product.

Setelah ignation kemarin saya mencoba memvalidasi apakah banyak diluar sana yang mengalami cerita yang sama, benar saja semuanya mengalami yang saya alami dan team, usaha ini membentuk mental saya, yang saya tularkan pada team Kave.in bahwa kita harus yakin dengan apa yang kita lakukan, kegagalan adalah keberhasilan, setidaknya berhasil menemukan kegagalan dalam proses pencarian jati diri team. Dari keterbatasan team saya memutuskan untuk menjadi Hustler (Iping), Asep (Hacker), Doni (Hipster) selain itu saya juga mempunya team android.  Kami lahir atas support dari leader kami, beliau meyakinkan kami atas apa yang telah kami punya Lalu sejak saat itu Kave.in mengembangkan beberapa ide yang ingin kami validasi di 1000startup yang pertama adalah indonesianetizen.com, kedua adalah Mading (Majalah Digital)  dan yang terakhir adalah sebuah marketplace bebrbasi sewa-menyewa. yang ingin kami realisasikan melalui program 1000startup Nasional Ini.

Unstoppable Innovation

Related post

Comment(0)

Leave a Comment